24 May 2011

Kisah manusia dari Singapura

Diceritakan seorang warga negara singapura yang sedang berkunjung ke indonesia (Lampung tepatnya saat itu) bertemu dengan sahabatnya (orang Indonesia) dibandara dan merekapun saling tegur sapa dilanjutkan dengan obrolan yang membuat anda-anda semua akan lebih mencintai dan menumbuhkan rasa nasionalisme terhadap indonesia. langsung saja silahkan simak cerita tersebut.

Suatu pagi di Bandar Lampung, kami menjemput seseorang di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.

Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya melayu, english, (atau singlish) beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis, spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..

Your country is so rich! (Negara kamu itu sangat kaya!), Ah biasa banget kan denger kata-kata begitu. Tapi tunggu dulu..
Si bapak melanjutkan ucapan-nya
Indonesia doesn't need the world, but the world needs Indonesia! (Indonesia tidak memerlukan dunia ini. Dunia inilah yang butuh indonesia!)

Everything can be found here in Indonesia, u don't need the world! (Semua telah tersedia di indonesia, kalian tidak memerlukan dunia!)

Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia !

"Singapore is nothing, we cant be rich without Indonesia . 500.000 orang Indonesia berlibur ke Singapura setiap bulan. Bisa terbayang uang yang masuk ke kami, apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun orang-orang indonesia, tidak peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang Indonesia semua yang berobat."

"Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, benar2 panik. sangat terasa, we are nothing."

"Kalian ga tau kan kalau Agustus kemarin (tahun lalu) saat dunia krisis beras. Termasuk di Singapura dan Malaysia, kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras"

"Lihatlah negara kalian, air bersih dimana-mana.. lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari malaysia. Saya pernah ke Kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik di China. Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya sendiri"

"Kalian sadar tidak kalau negara-negara lain selalu takut meng-embargo Indonesia?! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. Harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah dari petani2 kita sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu
kalian impor klo bisa produksi sendiri."

"Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia will rules the world.." (Indonesia akan Mengendalikan Dunia Ini) 

20 May 2011

Kadal Coy!!

Bro gue gak tau nih kisah bener apa gak yang pasti kita - kita bisa belajar dari kisah ini. Baca aje yee!!

Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun?

Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya …. astaga!!

Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun. Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.

18 May 2011

"DL"

Huuft, Niatnya sih kemaren gue pengen bikin nih cerita. Berhubung kemaren tanggal 17 Mei jadi males gue apa coba??!
Kita Mulai dari kegiatan pertama yaitu membuka mata di pagi hari nan cerah. Untuk yang satu ini memang butuh perjuangan dan semangat 45 agar terwujud. Secara, gue cari di kamus 'liburan' gak ada namanya bangun pagi saat liburan. Tapi meskipun kita berbeda - beda tapi tetap satu tujuan. Hidup Bhineka Tunggal Ika!!
Kembali ke cerita gaya tukul di bukan empat mata.
Lu lu pade belum tau kan gue bangun pagi mau ngapain?? Gue tuh pengen diajak emak gue buat bikin DL (red:Driver's License) yang gak ngerti tanya guru bahasa inggris yee! abis itu gue siap - siap, sisiran, bedakkan, cukur bulu idung, make parfum harga jongkok, dan tadaa . . . 11:12 lah ama John Travolta huahahahuohuoeex
Oke semua udah siap! caaow. . .
Setelah satu setengah jam duduk manis diatas motor akhirnya sampai lah manusia penumpuk dosa ini di markas pak polisi. Tau gak! Meskipun gue banyak dosa tapi kelakuan gue ibarat bayi yang dicubit pipinya hehehe. Karena itu gue sohib sama pak.pol dan bu.pol.
Abis itu gue digembala ke suatu ruangan, disitu hiduplah mahkluk tak bercula dengan perutnya yang diikat sabuk. Disini gue gak banyak ngomong soalnya ada emak gue hehehe. Capciscus capciscus berujung pelepasan duit yang gak dikit, gue digiring lagi ketempat yang banyak manusia. Ternyata bukan gue aja, banyak gilaa!! Disini gue disuruh nunggu buat ujian teori. Biasanya kan ada ujian praktek tuh, tapi berhubung bu.pol sohib jadi bebas dah ujian praktek. Nunggunya lama edan dari jam 8 s.d 10 gila ampe ada jamur di badan gue, baru ngerasin gue nungguin ampe jamuran. "Ujian teori gelombang pertama akan segera dimulai . . . " nih suara dari TOA. Bermodalkan senjata perang pensil dan pulpen gue masuk ke medan perang yaitu, UJIAN TEORI.
Oke deh searching buat naro pantat, soal dikasih, dijelasin blablabla, dengerin ngangguk - ngangguk, atur posisi, garuk - garuk kepala, pegang senjata, daan MULAI!!

taktoktaktoktaktoktaktoktaktoktaktok

Berdiri, hadap kanan, langkah tegap, STOP!! "ujian teori gelombang satu, telah selesai dilaksanakan. Laporan selesai" haha tulisan diatas bo'ong tuh. gue ngasih biasa aja kok+senyuman manis semanis yang punya! hehehe
Abis selesai keluar deh nungguin suara TOA nan merdu buat photo.

Huuoree, si TOA udah ngomong. Terus gue masuk keruangan photo bukan photo box yee!. Disini gue disuruh duduk liat ke kamera daan zepprreet. Nunggu lagi dah di luar. . . .
Asik asik bengong nama gue dipanggil si petugas, dan HIP HIP HURA HURA UU. . .UU. .
DL gue jadi juga, Huuft tapi eh tetapi gue dapet DL dua. Untuk kendaraan roda dua satu lagi roda empat hahahaha
Padahal gue kagak bisa nyetir mobil tapi dapet izinnya mantap dah.

watur nuhun Pak.Pol dan Bu.Pol. Tenang aja diriku yang ganteng dan rajin beribadah ini akan mematuhi rambu - rambu jalanan kota.

08 May 2011

Bijak itu??!

Banyak Manusia bikin kata - kata bijaknya. Entah biar dikenang ato gak biar exist (red: terkenal). Tapi, gue nemuin nih kata - kata bijak dari dunia maya. pengen tau??
Cekebrott . . .


1. Uang bukan segalanya.
Masih ada Mastercard dan Visa.

2. Kita seharusnya menyukai binatang.
Mereka rasanya lezat.


3. Hematlah air.
Mandilah di bawah shower bersama kekasih kita.


4. Di belakang setiap pria sukses ada seorang wanita hebat.
Di belakang setiap pria yang tidak sukses ada dua.


5. Cintailah tetangga.
Tetapi jangan sampai tertangkap basah.


6. Orang bijaksana tidak menikah.
Setelah menikah mereka menjadi bijak sana dan bijak sini.


7. Cinta itu photogenic.
Dia memerlukan tempat gelap untuk berkembang.


8. Pakaian itu adalah pagar pelindung.
Pagar seharusnya melindungi tanpa menghalangi pemandangan yang indah.


9. Semakin banyak belajar, semakin banyak yang kita tahu.
Semakin banyak yang kita tahu, semakin banyak yang kita lupa.
Semakin banyak yang kita lupa, semakin sedikit yang kita tahu.
Jadi kenapa kita sibuk belajar ?


10. Masa depan tergantung pada impian kamu.
Maka pergilah tidur saja sekarang !


11. berlatih membuat kita menjadi sempurna,
tapi tidak ada manusia yang sempurna,
jadi buat apa kita susah payah berlatih?


12. PEKERJAAN SEBERAT APAPUN AKAN TERASA RINGAN APABILA TIDAK DIKERJAKAN…


13. belajar buat kita pinter
pinter buat kita sukses
sukses buat kita kaya
kaya buat kita sombong
sombong di benci oleh tuhan
MAKANYA KITA GA USAH BELAJAR!!..


14. Banyak Hapal = Banyak Lupa
Sedikit Hapal = Sedikit Lupa
jadi mending, Ga Hapal = Ga da yg Lupa


15. blajar itu pake buku, buku itu dari kertas, kertas dari kayu..
mari kita dukung anti global warming dengan tidak blajar menggunakan buku,..wkwkw


16. wanita cantik bukan menjadi jaminan kehidupan kita menyenangkan
apalagi yang jelek….


17. “Cewe Cantik Ngga Ada Yang Jomblo”
“Cewe Jomblo Ngga Ada Yang Cantik”


18. Cantik itu relevan
tapi
Jelek is ABSOLUT!


19. ga belajar ya bego,,,
kalo bego ya ga sukses,,
kalo ga sukses ya miskin,, kalo miskin ya hina,,
kalo hina ya di benci tuhan dn manusia,,
makanya belajar,,,


20. cantik itu relatif
tergantung letak kamera dan intensitas cahaya


21. buat cewek2 kalo cari cowo itu liat dari HATI nya
HArta dan properTI

22. cw cantik itu ga selalu lihat co dari tampang nya, melainkan dari kePRIBADIAN nya.
mobil PRIBADI, vila PRIBADI, pesawat PRIBADI !!


23. cinta itu buta
buta itu mata
mata itu bulat
bulat itu telor
telor itu kuning
kuning itu e’ee
berati, cinta itue’ee


24. Banyak baca jd banyak bingung,
Banyak bingung jd banyak tanya,
Banyak tanya jd ngesein orang,
kesimpulan : Banyak baca jd ngeselin orang !


25. “belajar supaya pintar”
“pintar supaya kerja”
“kerja supaya kaya “
“kaya supaya kikir”
“kikir masuk neraka”
“ngapain kita belajar?”


26. “UANG ITU BUKAN BUKAN SEGALA2NYA…
“TAPI SEGALA2NYA BUTUH UANG…’


27. kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.
jadi
kebohongan adalah kejujuran yang tertunda.


28. no men no women
no women no love
no love no children
no children no school
no school no homework
no homework No Problem!!


29. “Cowok makin kaya, makin nakal”
“Cewek makin nakal, makin kaya”

30. "Kita ga bisa mgandalkan kekuatan kita sendiri dlm mghadapi masalah, oleh karna itu repotin aja temen kita"


31. "main hakim sendiri itu tidak baik, marilah kita main hakim rame2... guluuuuunggg!!!"


32. Toke Racun bersabda:
Orang miskin: Wahai Orang kaya Kasihani lah Orang Miskin
Orang kaya: wahai Orang Miskin Khasian deh low XD

33. anak kodok bersabda:
berlari itu bagus untuk tubuh,
apalagi klo dikejar2 ama orang2 yg meneriakan kata 'maling'


34. Udang Najisss Bersabda:
Jika engkau di lempar dengan kertas jangan lah balas dengan Kertas
tapi balas lah dengan Bunga.. Tapi pastikan anda melempar nya sekalian ama Pot nya XD


35. apa aja deh yang Bijak Bersabda:
Hidup ini penuh dengan tantangan
jika engkau terjatuh bangun lah
dan Tonjok wajah orang yang ada di Blakang kamU
dan katakan lah JANGAN DORONG"" Bego XD


36. "malu bertanya sesat dijalan, daripada tersesat mending nanya orang. kebanyakan nanya dimarahin orang drpd dimarahin org mending gausah nanya"


37. "sejelek-jeleknya Pria pasti memelih wanita yang cantik"


38. Hidup ini seperti ingus. kadang luber sampai keluar kadang mampet di dalem.


39. "suatu cobaan harus di hadapi dengan ikhlas dan tabah! maka dari itu ikhlas dan tabahlah jika kamu bercermin!"


40. "blajar itu pake buku, buku itu dari kertas, kertas dari kayu..
mari kita dukung anti global warming dengan tidak blajar menggunakan buku,..wkwkw "


hahahahaha. Bijak gak tuh???!

Tentang gue

Kalian bisa (sedikit) menilai gue dari foto ini



Tapi kalo mau tau tentang gue lebih terselubung lewat sini aja~

Twitter  : @rahadieko (wajib di follow)
Facebook : Rahadi Eko P
Google+  : Rahadi Eko Putra

05 May 2011

Cerpen - Curhatan Dua Insan

Jarang - jarang nih gue bikin Cerpen.
Kalo kurang menarik, maklumilah. baru pemula(hehe). ya, mudah - mudahan dengan izinNYA nih cerita bisa membuat hati anda berkata "wiiih, jago juga nih manusia bikin cerpen". Tapi kita kan gak tau, kita bukan mahkluk yang sempurna karena kesempurnaan hanya milikNYA.
Terima kasih atas perhatian Ibu/Bapak/Encing/Enyak/Babe. 
Wasalamualaikum.Wr.wb
Salam Manusia!!




Curhatan Dua Insan
Laki – Laki

          Cahaya lampu taman tetap setia menemaniku. Seperti merasakan perasaanku yang sekarang sudah diujung keputus asaan. Aku masih duduk membeku dengan tatapan kosong menerawang. Angin terus mondar mandir cepat tanpa memperdulikan tubuh kecilku. Dingin. Orang lalu lalu lalang jarang sekali di taman. Kebanyakan sepasang kekasih sering melesat di mataku. Mengapa aku harus hidup dibalut dengan kesengsaraan yang amat tebal? Satunya lepas pasti akan ada yang membalut lagi. Sosok tukang sapu taman muncul dihadapanku, membuyarkan semua lamunanku.
“Mas sedang apa malam-malam begini duduk sendirian? Nunggu pacarnya ya?”
           Aku hanya menjawab dengan senyuman. Lalu tukang sapu itu meninggalkan pria berumur dua dua puluh tujuh ini sendirian di bangku taman. Semakin jauh tukang sapu itu di makan kegelapan. Di pojok lain aku menyaksikan pertunjukkan sepasang kekasih saling bermadu mesra. Iri menjalar di hatiku dan menyelimuti tubuhku. Jika pisau ditangan kananku mungkin aku akan diam-diam menyelinap kebelakang semak-semak lalu menancapkan kilatnya pisau ke tubuh wanitanya. Agar prianya merasakan kepedihan sepertiku. Geram aku dibuatnya. Aku melirik jam taman, jarum pendek menunjuk ke angka sembilan di malam hari.
           Tetap. Otak ini tidak mampu menyuruh syaraf tubuhku digerakkan. Jika saja kekasihku yang bajingan itu mengaku sejak awal, penderitaan ini tidak akan pernah ada. Gemerlap bintang masih panas membicarakan kepedihan yang ku alami. Aku hanya diam dibuatnya. Taman mulai kehilangan penghuninya. Hanya siraman cahaya lampu membahana didasar taman. Samar-samar aku melihat sosok wanita jalan tergontai-gontai. Siapakah wanita itu malam-malam begini?

Wanita 

           Bajingan. Benar kata temanku. Laki-laki itu penipu. Sangat berbahaya bila tertangkap tipu licik muslihatnya. Pasti ada maunya. Suatu hari nanti akan kubalas perbuatannya. Sial. Sekarang aku hanya bisa teriak di dalam hati. Bisa saja sih aku teriak kencang di taman yang sunyi ini. Kupikir, bunga melatiku akan membahagiakannya. Setelah ada bunga lain mekar kini aku hanya bunga melati layu yang tak terurus. Aku tidak peduli harus kemana kakiku mengayun.
           Meskipun tidak ada apa-apa didepanku. Biar saja ada yang lihat masa bodoh dengan itu. Persetan dengan laki-laki. Ditengah itu, sayu-sayup aku melihat seorang laki-laki sedang duduk sendirian di bawah terpaan lampu. Kini aku mengarahnya.

Laki-Laki 

            Semakin jelas. Sekarang hanya beberapa meter didepanku wanita yang tadi kulihat. Samar-samar aku melihat kesedihan terpancar dari muka dia. Nekad aku mengajukan pertanyaan kepadanya.
“Sedang apa mbak, malam-malam jalan sendirian?”
“Harusnya saya yang berkata seperti itu”
           Angkuh sekali responnya. Aku hanya diam ketia dia duduk disampingku. Tidak enak hati mengajaknya berbicara. Keangkuhannya tadi menciutkan niatku. Kini hanya kami berdua duduk di bangku taman. Sepi. Saat ini hanya suara lalu lalang mobil ibu kota menjadi tema telingaku. Kulirik kearah wanita itu. Aku kaget air matanya berjatuhan tersendu-sendu menangisi kejamnya dunia. Kontan bibirku memberanikan diri bersuara.
“Loh, mbak, kok nangis?”
“….” (diam)
           Hahaha. Aku tertawa di dalam hati. Ternyata bukan aku saja yang mengalami kejahatan dunia. Wanitalah tersangka utama dalam sandiwara hidupku.
“Cerita aja kali mbak, toh cuman kita berdua kan, gak ada yang dengar kok”
Senyuman hadir di mukaku. Wanita itu hanya menatapku curiga dengan mata berkaca kaca.

Wanita
 
          Laki-laki memang berengsek. Selalu saja ingin tahu urusan orang lain. Lebih baik aku diam saja, daripada nanti hal yang tidak kuinginkan terjadi. Tapi sekarang aku membutuhkan tempat untuk bersandar. Menutup luka di hatiku yang kian lebar. Seandainya disampingku yang mengajak bicara adalah wanita pasti aku sudah mencurahkan hatiku kepadanya. Sayangnya aku sudah muak dengan makhluk yang satu ini. Aku membungkam mulutku. Kubiarkan air mata jatuh sampai habis. Lagi-lagi, laki-laki itu memaksaku untuk berbicara. Aku tetap diam meskipun ia mendesakku bicara. Tapi, panjang pikir tidak ada salahnya aku bercerita. Kami belum saling kenal ini. Selama belum kenal pasti dia tidak akan bisa menyakiti hatiku.
“Ah, tidak apa-apa kok mas”
“Gak apa-apa kok menangis?”
“Hmmm”
“Kok senyum?”
“hihi, mas sendiri ngapain malam-malam begini duduk sendirian?”
“Oh, aku menunggu seseorang, tapi gak tau datang apa enggak”
“Loh, kalo gitu untuk apa menunggu yang tidak pasti?”
“Habis…”
“Habis kenapa mas?”
“Gak jadi deh”
Suara jangkrik setia menemani kami. Dilihat dari penampilannya aku yakin orang ini habis di PHK atau dicampakkan kekasihnya. Aku yakin sekali banyak orang di luar sana memiliki nasib seperti kami. Seperti tersingkirkan. Sendirian.
“Mas, dunia itu kejam ya. Tajamnya menyerupai belati yang mantap di asah”

Laki-Laki
 
          Pertanyaan keluar dari mulutnya. Tadi diam saja, sekarang malah mengajak berbicara. Dasar wanita memang susah ditebak. Layaknya labirin yang amat luas. Daripada tadi aku diam saja tidak ada salahnya aku bergumam dengannya.
“Hehehe. Bahkan lebih tajam dari itu mbak”
“hahahaha. Iya ya”
“Tapi mbak, dimana ada masalah disitu juga ada jalan keluar”
“Aku juga tau mas, tapi sayang kali ini aku lagi tersesat”
“Wah bahaya sekali. Setidaknya itu bukan akhir dari segalanya kan. Malu bertanya sesat di jalan”
“Maksudnya? Ooh jadi saya haurs bertanya pada orang begitu?”
“Kenapa tidak?”
“Saya takut dibohongi lagi mas. Dampaknya entar malah tersesat”
“Biadab sekali orang itu. Siapa gerangan yang membuat anda tersendu-sendu?”
           Sempat diam. Wanita itu menceritakan segalanya dengan ringan tidak ada penutup lagi. Aku tersenyum sendiri, ternyata yang membuatnya tersesat adalah laki-laki. Orolan hangat berjalan di alurnya. Melayun indah. Aneh juga orang yang baru saja bertemu beberapa saat yang lalu tidak canggung menceritakan masalah pribadinya. tapi aku menyukainya.
“Aku sudah menceritakan semuanya dan dari penampilanmu aku yakin kau juga punya masalah”
Wanita itu mengagetkanku.
“Oh. Oke aku akan bercerita”

Wanita
 
          Jauh dari perkiraanku sebelumnya. Laki-laki yang satu ini menarik juga. Dia memulai bercerita masalahnya. Jujur saja aku lega mencurahkan hatiku semua. Masalah akan sulit ditangani bila seorang diri. Bibirnya yang manis berucap. Aku tersenyum di hati. Inti masalah dia adalah sama denganku telah dicampakkan oleh kekasihnya. Wanita seperti apa yah yang meninggalkannya? Andaikan aku pernah berkenalan dengan orang ini. Pikiranku mulai melayang tak tentu arah. Laki-laki itu menyudahi pembicaraannya. Kami salah satu korban maksiat dunia yang sangat kejam. Sial.
“wah, kejam sekali perempuan itu”
“Begitulah”
           Sepi. Tidak ada kata yang keluar dari kedua insan ini. Dentik jam menguasai bahana. Jarum pendek jam menjulang ke atas langit. Tidak terasa memang. Sama sekali.

Laki-Laki
       
          Kutarik napas yang dalam. Angin sejuk menerjang. Tidak terasa kami bercakap-cakap sangat lama. Ku palingkan pandangan ke jam tua yang berdiri di taman. Menunjukkan pukul dua belas malam. Aku tidak peduli lagi dengan tempat tinggalku. Apa ini keerlaluan. Seorang wanita akar dari penderitaan ini. Kuhembuskan napas. Biarkan saja napasku bersatu dengan udara yang lain. Agar tidak sendirian seperti majikannya. Wanita itu masih diam. Aku ingin tahu namanya. Pikir panjang menghentikan niatku. Daripada terulang lagi. Aku berdiri. Kuraih ranselku. Membelakangi wanita tadi. Wanita itu memperhatikanku. Aku diam. Langkah kaki mengayun lemas. Tidak aada ucapan selamat tinggal yang kubuat. Kaki terus melangkah satu arah. Tanpa gerak bibir.
           Pertemuan apa ini? Tapi aku senang. Tutup lembaran yang usang, detik ini kubuka lembaran kosong. Akan aku tulis dengan tulisan yang rapi dan ku rawat lembaran ini. Lain dari yang dulu. Kuawali oleh senyuman. Pasti.

Wanita
 
           Apakah ini waktunya aku berpisah dengan lelaki itu. Singkat tapi jelas. Tak berkedip kusaksikannya pulang. Tidak ada sautan darinya. Yah, mungkin dia juga berpikiran sejenis dengan otakku. Dia berjalan mengikuti angin berhembus. Tidak jelas. Makin lama semakin jauh. Karena gelap. Hilang.
           Kesendirian menyelimutiku dari belakang. Tapi aku menikmatinya. Ku cari waktu senikmat ini. Ada didepan mata membentang. Badanku berdiri menopang beban hidup jiwa ini. Bukan saatnya mengeluh, mantapkan hati dan pikiran. Keluar dari hutan belantara kehidupan. Ayunan kaki mengayun mantap. Bertujuan. Tidak ingin terlarut oleh cairan hitam kental pahit. Aku ingin tetap air, bening dan bersih. Kini hanya senyuman tipis mengembug. Kepada hidupku selanjutnya.

!Selesai/The End/Tamat!

Gue dan Malaikat

Wahai pelajar SMA seluruh jagat Indonesia!! Tumben - tumbenan nih malaikat lagi muter - muter di kepala gue. Bukan malaikat maut loh. Pengen tau bentuknya kaya apa?? cekedott,
Dia berpakaian putih tapi ada sedikit noda lumpur di bagian bawah, bulu sayapnya putih berminyak, sekilas gue liat diatas kepalanya ada yang melingkar warnanya tuh putih keemasan, oke yang lemot gue kasih waktu buat mikir. ............. . yak! waktu abis gue lanjutin mendeskripsikan mahkluk ini. bulunya?? kalo ini gak putih nih tapi rada kecoklatan, terus blablablablabla, yang lebih parah lagi masa blablablablabla. gak bisa baca? sholat makanya.
Lalu gue iseng nanya. "Assalamualaikum. Om, eh salah. Malaikat, tumben mampir kemari ade ape?" gue  yang nanya neh. Mau tau gak kata si malaikat paan? gini masa "waalaikumsallam. Hehe, om? jelas - jelas masih muda gini. Iye nih, Abis elu tumben rajin sholat". Buset dah itu mah emang kudu(dibaca: harus) kali. Terus si malaikat nanya ke gue "Bro, lu kapan lulus SMA?". Gue jawab "....d...i...a...m...". "kok diem? ya udah deh gue cabut dulu. udah ada panggilan nih. assalamualaikum". "waalaikumsallam (dengan senyuman, melihat sang malaikat cabut).


 Setelah merenung seperkian menit. Alhasil . . .


Mmm, gue ngerti pasti si malaikat disuruh ngingetin gue biar berdoa terus sama Allah. Tararengkyu malaikat pesanmu akan kulaksanakan.


Okeh. Para pelajar Indonesia jangan lupa berdoa terus yee. biar nanti kita tanggal 16 melihat kata 

"LULUS"       

AMIIEEEEEEEENN!!!!!!

03 May 2011

Puisi - Hujan di Atas Kaki Gunung

weheh, puisi lagi nih.
Gue dapet inspirasi emang pas lagi ujan nih. Loh berarti gue tinggal di gunung dong? YAEYALAH, secara sekolah gue di bawah kaki gunung dan gue anak asrama gito lochh!! okee, eh eh . . kalo ada yang punya tugas Bahasa Indonesia copy aja nih, daripada cape-cape mikir kesana kemari. Ane ikhlas kok, reeeedho dah.

Hujan di Atas Kaki Gunung


Air langit turun serempak
Membawa pasukan menerjang bumi
Awan kelabu menghadang cahaya
Cahaya Kehidupan

Aku berlindung dibawah rindang
Di kaki gunung pencakar langit
Angin sejuk setia bersahabat
Persahabatan spontan memilukan

Ragaku bergetar merinding
Daun-daun tak mampu menjagaku
Hanya diam dan menunduk
Kalap aku dibuatnya

Tubuh menyatu bersama air langit
Anginpun menyelmuti erat
Gigi yang bertautan menahan
Menahan serangan beruntun dingin

01 May 2011

Hidup Banyak Jalur

Pernah berpikir gak, gue entar sukses apa enggak?


Kadang gue mikir "kenapa gue gak kayak Bob Sadino, Bill Gates, Mark Zuckerberg, Sukyatno Nugroho (tau gak? yang punya Es Teller77 nih), Farrah Gray, carlos slimhelu (baca-baca, orang terkaya nomor satu dunia, beuuh!), dan lain lain". Ayolah bung mereka itu ada yang gak lulus sekolah, edaaan! Dari situ gue mikir cape-cape sekolah ngejar sarjana mentok-mentok ngemis kerjaan bukannya kerjaan yang dateng. Ada juga sih kerjaan yang dateng sendiri, tapi gue?! pada kabur kali dah. Yaah, Hidup tuh jalurnya bercabang. Gak lurus aja, dalam perjalanan nanti gue yakin bakalan ketemu belok kanan, kiri, muter balik, isi bahan bakar, nanjak, turun, jalan rusak, jalan tikus (apa deh??), hujan becek gak ada ojek, panas(kan make mobil, oh iye..lupa!), polisi tidur, stop!! (stop=dead). Nah kalo kalian para pembaca udah ketemu belum tuh jalannya kemana? kalo gue sih, hehe. Gue lagi tersesat nih, alias masih belum tau daah. hahahahaa.

Kata - kata Soe Hok Gie

Gue saranin baca!! :


  • Pertanyaan pertama yang harus kita jawab adalah: Who am I? Saya telah menjawab bahwa saya adalah seorang intelektual yang tidak mengejar kuasa tapi seorang yang ingin mencanangkan kebenaran. Dan saya bersedia menghadapi ketidak-populeran, karena ada suatu yang lebih besar: kebenaran.

  • Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah.

  • Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan Dewa dan selalu benar, dan murid bukan kerbau.

  • Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.

  • Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.

  • Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah, agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi "manusia-manusia yang biasa". Menjadi pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang bertingkah laku sebagai seorang manusia yang normal, sebagai seorang manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda dan sebagai seorang manusia.

  • Saya ingin melihat mahasiswa-mahasiswa, jika sekiranya ia mengambil keputusan yang mempunyai arti politis, walau bagaimana kecilnya, selalu didasarkan atas prinsip-prinsip yang dewasa. Mereka yang berani menyatakan benar sebagai kebenaran, dan salah sebagai kesalahan. Dan tidak menerapkan kebenaran atas dasar agama, ormas, atau golongan apapun.

  • Masih terlalu banyak mahasiswa yang bermental sok kuasa. Merintih kalau ditekan, tetapi menindas kalau berkuasa. Mementingkan golongan, ormas, teman seideologi dan lain-lain. Setiap tahun datang adik-adik saya dari sekolah menengah. Mereka akan jadi korban-korban baru untuk ditipu oleh tokoh-tokoh mahasiswa semacam tadi.

  • Sejarah dunia adalah sejarah pemerasan. Apakah tanpa pemerasan sejarah tidak ada? Apakah tanpa kesedihan, tanpa pengkhianatan, sejarah tidak akan lahir?

  • Bagiku perjuangan harus tetap ada. Usaha penghapusan terhadap kedegilan, terhadap pengkhianatan, terhadap segala-gala yang non humanis…

  • Kita seolah-olah merayakan demokrasi, tetapi memotong lidah orang-orang yang berani menyatakan pendapat mereka yang merugikan pemerintah.

  • Bagi saya KEBENARAN biarpun bagaimana sakitnya lebih baik daripada kemunafikan. Dan kita tak usah merasa malu dengan kekurangan-kekurangan kita.

  • Potonglah kaki tangan seseorang lalu masukkan di tempat 2 x 3 meter dan berilah kebebasan padanya. Inilah kemerdekaan pers di Indonesia.

  • To be a human is to be destroyed.

  • Saya tak mau jadi pohon bambu, saya mau jadi pohon oak yang berani menentang angin.

  • Saya putuskan bahwa saya akan demonstrasi. Karena mendiamkan kesalahan adalah kejahatan.

  • I’m not an idealist anymore, I’m a bitter realist.

  • Saya kira saya tak bisa lagi menangis karena sedih. Hanya kemarahan yang membuat saya keluar air mata.

  • Bagiku ada sesuatu yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan: dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan.

  • Saya tak tahu mengapa, Saya merasa agak melankolik malam ini. Saya melihat lampu-lampu kerucut dan arus lalu lintas jakarta dengan warna-warna baru. Seolah-olah semuanya diterjemahkan dalam satu kombinasi wajah kemanusiaan. Semuanya terasa mesra tapi kosong. Seolah-olah saya merasa diri saya yang lepas dan bayangan-bayangan yang ada menjadi puitis sekali di jalan-jalan. Perasaan sayang yang amat kuat menguasai saya. Saya ingin memberikan sesuatu rasa cinta pada manusia, pada anjing-anjing di jalanan, pada semua-muanya.

  • Tak ada lagi rasa benci pada siapapun. Agama apapun, ras apapun dan bangsa apapun. Dan melupakan perang dan kebencian. Dan hanya sibuk dengan pembangunan dunia yang lebih baik.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...