18 March 2012

BLT vs BBM

Belakangan ini Indonesia di gemparkan akan kenaikan BBM (lebay). Ini merupakan kebijakan dari pemerintah. Tapi tau sendirilah masyarakat sensi sama yang apapun berbau kenaikan. Apalagi yang membutuhkan uang. Kenaikan pangkat sih bukan sensi tapi girang. 

Nah, gue pernah nguping di tipi katanya lebih mentingin BLT daripada kenaikan BBM yang belum tau BLT itu nyawer duit ke masyarakat yang tidak mampu bahasa kerennya Bantuan Langsung Tunai. Yaa, mereka lebih suka disuapin oleh pemerintah dibandingkan tambah naik BBM yang ujungnya berdampak dengan kenaikan bahan pokok lainnya.

Kalo gue pribadi sih, mendukung kenaikan BBM !! Kenapa? Bagi yang belum tau yang namanya subsidi itu kan ngambilnya dari anggaran. Nah bayangkan kalo subsidi itu dikurangi alhasil anggaran yang dikeluarkan jadi berkurangkan kan? Nah, dengan adanya kelebihan anggaran ini kalo gue sih berharap pemerintah yang katanya bijaksana itu memakai anggaran untuk menciptakan pelatihan kerja untuk masyarakat atau lapangan kerja itu sendiri. Disini kita bisa mengambil nilai plusnya kan? Pengangguran berkurang berarti masyarakat kerja semua dan bisa menghasilkan uang sendiri lalu yang namanya udah punya duit otomatis yang namanya pencurian dan perampokan males mereka lakukan. Jadi kalo pemerintah memang menaikan BBM berniat untuk melakukan hal seperti itu gue yakin Indonesia bisa maju. Tapiiii yaa tau sendiri deh pemerintah sekarang, STOP!!! Jangan negatif terus gimana mau maju kalo mikirnya begitu? Positif laahh sekali - kali.

Kalo BLT memang itu penyelesaian, tapi penyelesaian jangka pendek !! Uang itu bisa abis tapi keterampilan gak bisa malah bisa bertambah kalo di asah terus. kalo dicengkokin uang terus negara ini bener - bener negara suap deh. Berpikirlah jangka panjang jangan hanya kesenangan sesaat.

8 comments:

  1. setuju banget .. BBM memang perlu dinaikan. kenaikan BBM tahun 2005 justru memicu pertumbuhan tenaga kerja di tahun 2006

    ReplyDelete
  2. @Agus Cahyono: Mantap !! Ayoo yang demo2 gk jelas pikir2 lagi !!!

    ReplyDelete
  3. setuju banget gan

    http://www.unikgaul.com/2012/02/cara-mengatasi-kecanduan-rokok.html

    ReplyDelete
  4. hehe, BBM wajar naik. dan wajar buat khawatir. namun, kalau para pendemo. mending belajar baik2 deh, supaya bisa ntar ngatur harga BBM juga.hehe

    kunjugin blog ane balik ya gan. salam kenal

    ReplyDelete
  5. iya nih, kalo sudah masalah uang saja, semua ngiler...

    ReplyDelete
  6. Logika pikirnya tidak lengkap, dan bisa menyesatkan.
    Benar, subsidi diambil dari anggaran, tapi apa guna anggaran diselamatkan jika warga yg membayar pajak justru sengsara?
    Ingat, penyebab anggaran boros bukan karena subsidi yg besar, tapi kebocoran anggaran, pungli, kebijakan yg mubazir, dan berbagai trik pemborosan anggaran.
    Sementara subsidi, benar-benar terpakai untuk kepentingan warga, betul tidak?
    Oiya, karena postingan itu tidak ada data, saya responnya juga tidak pakai data. Kita sama-sama pakai logika saja.

    ReplyDelete
  7. @HeruLS: dari artikel saya, saya mendukung kenaikan BBM kang. Masalah anggaran? itu ditangan pemerintah. Kan udah saya bilang postive thinking buat pemerintah.

    ReplyDelete
  8. bro thx tlah mmasng link saya http://www.musuhbersama.blogspot.com tetapi anchor link-nya mohon diganti dari Sejarah Sejarah Dunia jadi Sejarah Indonesia dan Dunia

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...