14 September 2012

Menyikapi Kontroversi Film


Pasti udah pada tau kan kontroversi tentang film yang menghina agama Islam?

Kalo yang belum tau coba liat link ini deh
http://en.wikipedia.org/wiki/Innocence_of_Muslims

Naahh, kalo mau lebih mendalamnya tinggal search aja di gugel Innocence of Muslims 

Kalo gu peribadi sih MARAH dengan hal seperti ini !!!

Tapi kita menyikapinya juga jangan berlebihan kan yaahh, apalagi sampai terjerumus ke provokasi..
Coba liat semua kalimat dibawah ini :)

saat Rasululah dihina | minimal seorang Muslim harus marah, dan sampaikan ketidaksukaannya sampai berhenti penghinaan itu logikanya begini | bila Allah aja bershalawat kepada Nabi, maka kita harusnya lebih bershalawat kan? | nah, Allah larang Nabi dihina, kita? tapi ya itulah, di kondisi sekarang, orang banyak berlindung dibalik HAM dan demokrasi untuk menghina agama | katanya freedom of speech lha kalo Muslim malah alasan ini dan itu, dan mendiamkan penghinaan itu | kita wajib bertanya-tanya, nyisa nggak tuh iman di hati? nggak usah Nabi deh, ibu kita aja deh | kalo dihina sama orang dan difitnah? minimal harus ada rasa nggak suka kan? ini Nabi loh? dulu saya masih inget, pas baru Muslim, ada penghinaan terhadap Nabi | 

saya turun ke jalan, ikutan gelar aksi protes, harus ada suara ada org kafir bilang begini "Nabi mah nggak usah dibela, dia bisa bela diri kali" | saya jawab, "beda denganmu yg nggak peduli sama nabimu!" org kafir, di barat yesus jadi bulan-bulanan karikatur, jokes, segala macem hinaan lain, santai aja | Muslim nggak, mereka cinta Nabinya Rasul nggak akan marah kalo dirinya dihina | tapi shahabat? marah besar | dan Rasul diamkan itu, artinya membela Nabi itu adalah perbuatan terpuji zaman dulu, pas Islam masih ada Khilafah, masih ada kekuatan | nggak kebayang orang kafir untuk insult Islam masih inget saat inggris mau sandiwara ttg Nabi di panggung | Khalifah bilang "kalo masih berani, besok kami serang" | nggak jadi tuh phillip k. hitti dalam 'history of arabs' nulis | "saat itu satu telunjuk khalifah bisa menggerakkan jihad seantero dunia Islam" ulama2 fiqh jelas ngasi hukum terhadap yg menghina Nabi | suruh mereka berhenti, kalo nggak maka layak disukabumi-kan, atau balikpapan-kan bukan kasar, bukan kejam | 

tapi memang orang kafir itu suka sengaja bikin ribut | kita adem2 aja, eh dia malah nyolot ummat Muslim nggak pernah minta masalah | tapi nggak boleh lari kalo ada masalah | lo jual gue borong kt bang ben jadi sikap minimal adalah marah atas penghinaan thd Nabi | kemudian suarakan itu sampai berhenti penghinaan thd Nabi tapi marah tentu bukan dengan caci maki, apalagi bales hina Nabi agama lain | 

ada marah yg elegan, ada cara yang disyariatkan tapi kalo sampe santai-santai aja Muslim yg tau Nabinya dihina? | kita doakan aja deh agar kembali ke jalan lurus.. "marah elegan" itu adl marah tanpa balas mencaci, mendidik agar dia berhenti menghina, dan ingatkan konsekuensi kl mereka nggak berhenti "marah elegan" itu ingatkan santun | di dalam Islam ada hukuman mati, bagi yg menghina Nabi dan nggak berhenti saat sudah dinasihati pengalihan isu: "terus pemboman dubes AS gara2 penghinaan nabi? bakar bendera? bener tuh?" | eh, itu nggak kan terjadi kl gak ada penghinaan banyak orang bahas tentang AKIBAT masalah penghinaan terhadap Nabi | 

tapi abai terhadap PENYEBAB masalahnya adl penghinaan itu sendiri ya kalo nggak mau ada Muslim yg marah | jangan hina Nabi mereka, jangan publikasikan, mudah banget kan? you mention about the killing, flag burning and bombing | but you forgot who started it in the first place kalo kita nggak setuju demokrasi, langsung dicap teroris | mereka hina Nabi, alasan "ini HAM dan demokrasi" | pinter!

Kalimat itu gue kutip dari pak Felix Siauw :)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...