31 January 2013

Puisi Gue - Surabaya-Bandung


Terpaku didalam kereta
Menikmati segelintir angin yang masuk
Alam Indonesia menyebar luas di luar
Kenikmatan dari sang kuasa

Gerbong satu persatu menghampiri
Stasiun yang selalu merindukan
Perpisahan menghiasi setiap harinya'
Setelah berjumpa sanak saudara

Pedagang menjajakan bawaannya
Di setiap stasiun diperbaharui
Kau datang di salah satu stasiun Yogyakarta
Di gerbong dua kita berada

Kau asik dengan lamunanmu sendiri
Aku sibuk dengan lirikan ke arahmu
Hanya berjarak dua meter 
Aku berharap lebih padamu

Andaikan saja kala itu aku bisa
Menciptakan sebuah momen
Momen yang sering dijumpai
.... perkenalan

Meskipun matahari mengumpat di balik agungnya
Nyaliku tetap saja merangkak
Cukup memandanginya 
Ku titipkan salam melalui kebisuan


7 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...