26 February 2013

Dimana Kartun di hari Minggu?


Hari mingguuuu, jam 6 pagi sampai 10 pagi kalian ngapain????? pertanyaan buat umur 17 tahun kebawah

Kalo gue, di tahun 2013 sekarang ini paling sering tidur di hari minggu pagi. Malemnya tuh biasanya begadang tanpa arah dan tujuan jadi paginya gue terkapar di kasur yang empuk. Kadang kebiasaan ini pengen gue ilangin seiring bertambah usia gue yang masih 17 tahun. Tapi ketika gue ngomong kalo umur gue 17 temen - temen pada kagak percaya gitu. Padahal gue udah ngeyakinin kalo umur gue itu 17, tapi nihil. Yasudah gue tetap yakin kalo umur gue adalah 17 tahun!

Mengenai pertanyaan gue diatas tadi, terkadang gue bangun kok pada minggu pagi hari. Yaa paling kalo pagi gue ada futsal baru gue bangun hahaaha. Balik lagi ke pertanyaan awal, dulu waktu gue kecil ( fyi: gue pernah kecil ) setiap hari minggu tuh pasti selalu always bangun pagi. Biasanya tuh jam 6 bahkan malah jam 5 shubuh uyooiiih keren gak tuh? bagi gue sih keren -__- terus setelah gue bangun ngapain? Bersihin tempat tidur lalu mandi dan tidak lupa gosok gigi??? Bukan!!! Satu - satunya aktivitas yang gue lakukan adalah lari menuju depan layar kaca! Yaapsss abis itu gue nyari remote dan ctek! Keluarlah berbagai macam kartun dari channel tivi uyoooiiiiiihhh, perasaan ini tuh emang susah dijelaskan dengan kata - kata ketika seorang anak kecil lugu duduk manis, kadang juga selonjoran didepan televisi sedang menonton kartun - kartun favorite-nya di hari minggu pagi yang cerah.  Bayangkan.... bayangkan betapa bahagianya anak itu ( re: gue )

Orang yang lahir tahun 90-an pasti familiar dengan kartun seperti...... . . .  ..

Let's and go



Chibi Maruko Chan



Ninja Hatori



P-man



Hamtaro



Crushgear



Yu-Gi-Oh!



Beyblade


BeetleBorgs



Digimon



Kobo Chan



Daaaaaaaaaaaaaaaannnnnn masih banyak lagi kartun - kartun berkualitas untuk anak kecil di kala itu. Bagaimana dengan saat ini?? Sebelum futsal tuh gue suka nonton tivi dulu, dan entah kenapa gue enggak melihat lagi kartun - kartun yang seperti itu. Seperti hilang ditelan bumi. Lenyap. Anehnya sekarang tuh yang laku adalah acara orang nyanyi - nyanyi di panggung gak jelas juga kebenarannya apakah dia nyanyi atau cuman mangap - mangap doang kayak ikan Lohan. Belom tau ikan lohan?? nyooohhhh... . ..  . . .. . .




Gue heran kenapa yah kok stasiun televisi itu lebih memilih program geje ( gak jelas ) daripada kartun yang super keren. Padahal kartun itu membantu anak kecil untuk meng-eksplorasi imajinasi bisa juga membuat anak lebih aktif dengan aksi - aksi seperti di kartun (pengalaman). Kartun itu cocok kok buat anak kecil yang unyu - unyu daripada acara panggung geje terus lawakan lawakan aneh bin ajaib, penyanyi cewe yang make baju gak konsistenlah, grup musik yang sok sokan grup musiklah, haaahh emang sih anak kecil bisa diboongin tapi kalo gue yang berumur 17 tahun ini?? plisss dooonggg~

Mungkin karena ada stasiun tivi yang isinya semua kartun, terus stasiun tivi biasa gak nyiarin kali yaaakk? Hmmm, iya kalo sinyal bagus lah kalo enggak? kan gak enak nontonnya bareng semut :( Jadi lebih baik gue ngambil hikmahnya aja deh semoga nanti anak - anak Indonesia jadi penyanyi yang go internasional amiieeennn~

Yasudaahh, kita akhiri saja tulisan ini dengan kata - kata yang bijak dan tidak mencela para poli"tikus".*geje* *mangap mangap di panggung*

Sumber Gambar: Google

23 February 2013

Puisi Gue - Ketika Rindu


Sudahkah kamu berkenalan dengan waktu?
Ketika kenangan itu perlahan lenyap
Ucapan kata kembali yang tak terbendung
Hanya berkarat di hati yang putih

Adakah takdir yang mau menuntun kita
Berada pada momentum yang kita impikan
Dua mata saling bertatap, dua rasa yang sama
Senyuman indah yang kamu ukir
Ciptaan tuhan yang sempurna

Perlahan tapi pasti kita sudah melupakan
Ketika jari kita saling bertemu
Berpagutan memenuhi rongga - rongga jari
Genggaman erat dalam keheningan
Impian yang tercipta dari imajinasi kita
Liar, dan hanya kita berdua

Hati yang menjadi batu
Takkan mampu melihat sinar dibaliknya
Semakin rapat seiring waktu memisahkan
Hanya menunggu air deras jatuh
Memaksa masuk menyeruak rongga - rongganya
Suatu hari

Pelukan hangat yang selalu dinanti
Hanya angan berakhir air mata
Sosokmu yang indah dimataku
Hanya bayangan hitam menjauh

Adakah harapan yang terbentang?
Tapi kamu berusaha untung melipatnya?
Atau egoku yang masih bodoh untuk mengerti?
Bagaimanapun aku hanya menunggu.


19 February 2013

Secuil Cerita Masa SMA


Sejak SMA khidupan mandiri sudah menjadi kebiasaan sehari - hari karena gue sekolah di tempat boarding yang artinya berasrama, jauh dari orang tua, dan teman - teman rumah. Ada hal - hal menarik yang gue alamin dari sekolah asrama yang ada di Bandung ini, dari tau bagaimana caranya nyuci sampai tau cara menyelundupkan HP ke dalam asrama, sebelumnya gue kenalin tentang sekolah gue ini, sekolah gue bergaya semi militer gitu, jadi yah segala peraturan sudah ditentukan oleh para sesepuh disini, Gak boleh bawa HP, sepatu udah ditentuin dari sana, jam makan sama udah ditentuin, tas harus seragama sama semua, sampai tidur aja juga harus ditentuin.

Gue pengen cerita ketika di asrama sedang kegiatan ronda malam. Ronda malam itu seperti misal gini, kita sebelum tidur itu akan dicek kamar dan kebersihannya oleh abang kelas. Setelah itu baru boleh istirahat tidur. suatu hari pas lagi ronda malam, abang kelas lagi jahil - jahilnya dimana kalo ada debu sedikit pasti kena hukuman. teman gue ada yang disuruh push up, jalan jongkok, jilatin debunya, terus ada yang nyimpen kaos kaki kotor disuruh gigit sampai ronda berakhir. Kadang ada yang bersihin sepatu pakai sikat gigi dimulut gara - gara lantai kotor karena sepatunya. Terus kalo gue gimana? Hmm, ternyata ada aja pasti kesalahan yang di dapet dari abang kelas. Abang kelas menemukan kancut kotor di atas lemari gue dan gue tidak tahu itu punya siapa!! Alhasil, gue jadi bulan - bulanan para abang kelas. Hukuman gue adalah melakukan yang mungkin orang gila sekalipun engga pernah ngelakuinnya, yaaaaa.... emang karena gue gak pernah ngeliat orang gila berlaku kayak gitu paling....

Yaudah deh, gue pasrah dengan keadaan yang jadinya mendapatkan hukuman lari dengan kancut dikepala sampai kancut itu bersih. Nah loh! Gimana caranya coba? kancut bisa bersih dengan cara lari - lari doang. Haduuuhh dasar sarap pikir gue. Daripada masalah diperpanjang gue memutuskan pasrah saja menerimanya. Toh, entar juga disuruh berhenti sama abang kelas karena kasian. Satu lagi, gue lari hanya dengan memakai boxer di malam dinginnya Bandung. Brrrr..... . . . . . .. . .

18 February 2013

Harlem Shake (Versi Gue)


Jadi ceritanya gini..

Hari ini gue udah harus balik ke Bandung, buat melanjuti kuliah gue yang masih sisa 2 tahun lagi *amiiinnn* *mandi kembang* sampai dikontrakkan gue dikagetkan dengan sesuatu yang berkembang biak di kamar gue, yaitu JAMUR!!! entah mungkin karena kamar gue lembab jamur-jamur suka berkembang biak seenak jidat.

Gue abis searching-searching di dunia maya, dan gue tertarik dengan salah satu Trending Topic di Twitter  (@rahadieko = baik, gak neko-neko, rajin, tiap hari kancut ganti ) yaitu harlem shake

Yaaapp! gue coba telusuri dan ternyata harlem shake itu adalah bla bla bla bla dan bla bla bla bla yang artinya bla bla bla bla bla

Naahh, dari situlah gue bareng anak - anak kontrakkan iseng ngebuat juga, versinya anak kontrakkan gituu..

Dan ini yang versi Kosan~

16 February 2013

Resume Reportase dan Produksi Berita Televisi


Pada suatu ketika, gue disuruh me-resume sebuah buku karangan dosen gue yaitu buku reportase dan produksi berita televisi  selengkapnya bisa dilihat di blog doi klik disini

Berikut gue suguhi beberapa isi dari bukunya.. monggooooo~



GRAND OPENING
Perkembangan globalisasi yang sangat pekat membuat teknologi menjadi tumpuan manusia untuk hidup khususnya dalam berkomunikasi. Sebut saja teknologi yang sangat mutakhir saat ini yaitu Televisi. Televisi memiliki pengaruh yang signifikan bagi penggunannya. Komunikasi massa pun mudah diciptakan dengan media yang berteknologi canggih. Dampak dari kemunculan media komunikasi massa ini sifatnya menggelobal. Bisa dilihat dari model Post-Teror melalui media. Ketika gedung WTC runtuh semula hanya indivdu-individu disana yang terlibat dan mengalami ketakutan akan terorisme. Tetapi saat media massa memainkan perannya, seluruh dunia akan tahu sajian berita yang diberikan akan memaksa audiens untuk berpikir bahwa itu ulah dari perbuatan terorisme. Realitas sosial yang berkembang pesat saat ini memungkinan media memiliki peran yang besar. Program – program dalam televisi secara kasat mata telah mengatur perilaku kita dimana yang dulu diatur oleh adat istiadat tradisional. Jadi yang penting dari komunikasi massa yaitu dari medianya sendiri. Bagaimana media itu menayangkannya. Ibarat orang yang pesakitan dia akan menerima suntikan jika memang bisa kembali sehat.

MEDIA TELEVISI
Ada 3 dimensi penting yang mendasari definisi-definisi komunikasi. Pertama adalah tingkat observasi, kedua adalah kesengajaan, dan yang ketiga yaitu penilaian normatif. Ketiga dimensi itu menjelaskan secara akurat keberadaan ilmu komunikasi masa kini. Televisi muncul di Indonesia ketika Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggara Asian Games IV. Hanya ada satu stasiun televisi saat itu yaitu Televisi republik Indonesia (TVRI). Selanjutnya televisi swasta hadir untuk berperan dalam komunikasi massa di Indonesia. Kemunculan yang terus berlangsung itu diimbangi dengan teknologi dan inovasi yang baru. Sehingga terjadi persaingan didalamnya. Khalayak lah yang menjadi acuan perusahaan televisi untuk membuat acara yang dapat diterima oleh masyarakat. Gonjang – ganjing yang terjadi di “dapur” stasiun televisi kita menimbulkan kegelisahan dalam pengelolanya, ada tiga alasannya yaitu; pertama dari sisi hardware, kedua adalah software, dan terakhir adalah brainware.  Ketiganya itu adalah penentu bagi stasiun televisi untuk mendapatkan respon dari khalayak untuk menerima pesan yang ditayangkan dari media televisi. Idealisme juga menjadi garis besar bagi media sebagai pengawas terhadap kebijakan pemerintah dan perilaku masyarakat. Model Realitas Televisi bisa menjadi penyimpulan atas idealisme diatas. Aspek sejarah, membuktikan berdirinya media televisi yang berkaitan dengan teknologi dan padat modal. Filosofis, media televisi juga memiliki “agama” yang benama metafora. Realitas Sosial, bukan hanya saluran yang menyebarkan informasi ke seluruh dunia, televisi juga perantara untuk menyusun agenda dan memberitahukan hal – hal penting bagi manusiahingga selanjutnya menjadi saluran interaksi dari berbagai kegiatan komunikasi.

JURNALIS TELEVISI
Profesi sebagai jurnalis harus memiliki kesiapan jasmani maupun rohani. Tidak hanya harus memahami aspek tentang jurnalisme tetapi juga pengetahuan yang lain. Dibandingkan dengan pekerjaaan lain jurnalis memiliki etos kerja yang sangat berbeda, tidak ada istiliah pesimistis dan pergerakannya tidak terbatasi ruang dan waktu. Kepekaan humanisme (soft skill) juga haru dimiliki oleh jurnalis. Diantara jurnalis, polisi, dan peniliti hampir mirip jalan kerja mereka tetapi hanya terdapat perbedaan dengan kata kunci “media” dan “tujuan”, disitulah keunikannya cara kerja mereka sama tapi media yang digunakan dan tujuan masing-masing berbeda. Ketika kita menjadi jurnalis televisi ada beberapa hal penting yang harus dimiliki olehnya agar ketika terjun ke lapangan tidak akan mendapatkan kesulitan. Berwawasan, multi terampil, kreatif, passion, dan menjaga nilai etis. Semua itulah bekal yang harus dimiliki oleh jurnalis karena dengan itu ia akan menjalani pekerjaannya secara lebih profesional.

BERITA TELEVISI
Tentu saja berita sudah tidak asing bagi kita. Berita bisa didapat sehari-hari berhubungan dengan realitas kita. Sebuah berita jika kriteria, syarat, kategori, dan objektivitas fakta terpenuhi sudah termasik memiliki nilai berita yang tinggi. Rincian dari semua itu bisa dideskripsikan dengan beberapa unsur masing-masing, yaitu: Kedekatan Psikologi (Proximity), Kedekatan Geografis, Relevansi (Relevance), Keterbaruan (Immediacy), Daya Tarik (Interest), Drama, dan Menghibur (Entertainment). Jika kita melihat uraian diatas maka nilai berita menjadi relatif bagi pembaca atau khalayak. Bisa saja pembaca A berita anu memiliki nilai beritang yang tinggi berdasarkan faktor aktualitas. Sebaliknya pembaca B menilai nilai berita anu itu kecil dari faktor lain. Tetapi para jurnalis juga sudah menentukan semuanya sebelum akhirnya disebarkan ke media massa. Lain halnya dengan berita cetak, berita televisi biasanya lebih lengkap dan banyak diminati oleh khalayak. Karena ada ilustrasi dan audio visual yang aktual. Sehingga berita yang disuguhkan lebih berwarna dan memiliki nilai lebih. Efek – efek musik juga bisa mempengaruhi isi berita, kadang pula perlu dilakukannya dramatisasi agar berita itu seperti harus disimak karena bila tidak disimak akan tertinggal jauh.

PERSIAPAN REPORTASE
Sebagai jurnalis kita harus paling terdepan jika peristiwa terjadi atau ketika narasumber menyampaikan pendapatnya. Ada tiga cara jurnalis untuk menjangkau lokasi peliputan, yaitu: mandiri, semi-embbeded, embbeded. Dalam prosesnya jurnalis akan menyiapkan beberapa pertanyaan untuk narasumber dan pertanyaan itu hari mengandung unsur 5W+1H. Intinya adalah enam pertanyaan itu, dari ke enam inti pertanyaan itu nantinya akan menjadi anak pertanyaan yang meluas. Dalam pengambilan beritanya jurnalis juga membawa medium untuk membantunya ketika reportase misalnya sound recorder, tape recorder,  atau buku catatan. Menurut Austin ada 3 jenis tindak tutur para penutur, gunanya adalah agar jurnalis memahami pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh narasumber. Ketiganya itu adalah Tindak Lokusi, ilokusi, prolokusi. Apabila sudah memahami itu tahap selanjutnya adalah membuat tulisan berita dari fakta dan realitas yang didapat dalam sebuah framing. Penulisan berita berbentuk seperti piramida terbalik, awal adalah kepala berita yang merupakan ringkasan fakta dari teras berita, nama jurnalis, teras berita, lalu tubuh berita dimulai dari yang terpenting sampai ke yang tidak penting. Selanjutnya diserahkan kepada redaksi.

AWAK ENG & VIDEO EDITOR
Perlu diketahui secara struktual, reporter menempati kasta terendah  di antara para jurnalis televisi lainnya. Banyak jabatan diatasnya yang lebih tinggi. Sebagai reporter, ia tidak bekerja sendiri tetapi ditemani oleh para awak electronic news gathering (ENG), keduanya ini tidak bisa dipisahkan, ibaratnya mereka itu sudah dikawinkan sehingga sehidup sematipun tetap bersama. Awak ENG ini yang bertugas memegang kamera dan mengoperasikan alat agar terciptanya suatu berita. Sebagai awak ENG ia harus tahu betul dengan peralatannya karena butuh keterampilan untuk menjalankannya apalagi dengan istilah-istilahnya seperti pan-left atau pan-right, tilt-up atau tilt-down, track-left atau track right, zoom-in atau zoom-out, dan masih banyak lagi. Ketika proses rekaman sudah selesai hasilnya akan di kasih oleh video editor. Dibandingkan dulu sekarang pengeditan berita lebih mudah karena sudah ada software yang mendukung. Tetapi apakah reporter juga harus memahami berbagai istilah tata bahasa gambar dan sebagainya? Kenapa tidak? Karena keberadaan kita tidak melulu menjadi reporter kan, dengan tahunya asal usul itu secara tidak sadar kita telah memiliki kemampuan dalam mengoperasikan peralatan tersebut dan bisa membahas seperti apa hasil berita yang mau di siarkan.

BAHASA TELEVISI
Tanpa bahasa kita akan sulit berkomunikasi. Dari bahasa itu akan menimbulkan perbedaan-perbedaan kecil seperti dialek, logat, atau aksen. Dalam dunia pertelevisian muncul istilah-istilah dimana selalu digunakan oleh orang yang berada dibidangnya. Contohnya di dunia televisi seperti, as live,intro, slug, teleprompter, dll. Berita-berita untuk televisin dapat dikemas dengan berbagai macam format seperti package, voice over ,sound on tape, live on tape, dan lainnya semua itu terdapat istilah-istilah bahasa dalam dunia televisi. Berikut ciri-ciri berita televisi, yakni: menggunakan kalimat bercerita, menghindari penggunaan kata sifat, menghindari penggunaan anak kalimat, dan penulisan angka dibulatkan ke jumlah terdekat. Itu adalah sebagian dari ciri-ciri berita televisi.

12 February 2013

Cerpen - Cerita dari Mimpi



Mata terbuka perlahan, samar – samar melihat sekitar. Menempati diriku sedang berbaring dalam suatu ruangan, dinginnya AC terasa di permukaan kulit, sepertinya aku sedang berada di sebuah hotel. Aku tidak ingat apa yang aku kerjakan semalam bahkan kemarin. Tubuhku masih utuh, panca indera masih berfungsi dijalannya masing – masing. Kucoba gerakkan tubuhku, kuhampiri pintu tepat didepan tempat tidur. Suasana disini sangat sepi hanya hembusan angin AC yang terdengar, aku keluar. Suara gaduh langsung menyambutku, saat ini aku sedang berada seperti sebuah koridor suara gaduh orang ramai yang sedang berbincang, terasa hangat ditelingaku mereka adalah suara teman – teman SMA–ku. Aneh sekali kenapa mereka semua ada disini? Kulihat loby tengah persis seperti asramaku waktu SMA sebuah tv di dekat jendela teman – teman yang sedang menonton, juga ada yang sedang mengobrol. Aku masih bingung dengan keadaan ini.

Aku menyapa teman yang melintas mereka membalasnya seperti 4 tahun yang lalu. Cuaca sangat cerah terlihat jelas dari jendela luar, sepertinya aku berada di lantai atas. Penasaran aku jalan ke arah balkon dan aku kaget dengan pemandangan yang ada. Ini bukan seperti sekolahku yang berasrama dulu. Tapi mengapa seperti terlihat sebuah kota? Kupalingkan pandanganku keatas dan kebawah. Ternyata aku berada di sebuah apartemen tapi aku tak tahu dimana, aku lihat kedalam lagi masih sama seperti asramaku dulu. Aneh.

Dibawah sana aku melihat banyak orang berkumpul di sebuah taman terbuka, sayup – sayup aku mendengar sorak sorai mereka dari bawah. Entah apa yang mereka soraki, penasaran aku berlari kebawah untuk melihatnya. Sekarang malah aku bingung dan tidak percaya dengan apa yang aku lihat. Banyak sekali orang bertubuh besar seperti pe–sumo bahkan 2 kali lipat. Sial! Sedang ada di dunia mana aku ini! Makhluk apa mereka? Mereka loncat – loncatan kesana kemari dan hampir saja mengenai diriku, dengan cekatan aku menghindarinya bila makhluk itu terbang diatasku. Seperti kodok saja mereka ini.
“hai kalian semua, lihatlah atraksi kami. Kami akan membuat kalian kagum. HAHAHA”
Suara itu keluar dari TOA aku mencari – carinya darimana asal suara itu. Ternyata suara itu datang dari atas gedung yang sangat tinggi, mungkin saja itu gedung pencakar langit yang paling tinggi di kota ini dan aku melihat 2 makhluk besar itu lagi yang sama dengan dibawah sini. Secara tidak sadar semua makhluk yang jumlahnya banyak dan lompat – lompatan ini diam dan melihat keatas, matanya menandakan bahwa mereka tidak sabar menunggu atraksi temannya diatas dengan senyuman lebar. Aku masih bingung.

Tiba – tiba 2 makhluk seperti pe–sumo meloncat dari puncak gedung tertinggi itu. Gilaakk!! Pikirku, bisa mati mereka. Langsung saja gegap gempita sorakan di sekitarku membahana keras sekali seperti menyemangati mereka yang sedang terjun bebas. Mereka terjun ke dua arah yang berbeda, benar – benar aneh! Mataku masih mengikuti kemana mereka terbang. Satu pe–sumo itu meluncur sangat deras mlewati apartemen yang aku singgahi dan.. . . . . BUUMM!!! Suara benturan keras antara tubuh makhluk besar dengan sebuah gedung Mall berlantai lima terasa sangat jelas seiringan getaran hebat seperti gempa bumi. Mati, yaaa dalam pikiranku pasti makhluk itu sudah mati dengan tubuh yang berurai tidak karuan, organ didalamnya pasti sudah terburai kemana – mana. Lalu aku palingkan pandanganku ke pe–sumo satunya yang terbang agak jauh dari tempatku. Dibawahnya telihat seperti bangunan monumen seperti Monas, aku membayangkan gimana jadinya kalo dia jatuh tepat diatasnya dan tertusuk seperti sate, mengenaskan. Ternyata bayanganku meleset, pe–sumo itu jatuh di pinggir monumen itu meskipun sempat kena pinggirannya. Tetap saja pasti akan mati dia.

Aku berlari kedalam apartemen. Pikiranku kosong entah aku ini sedang ada dimana dan tidak tahu apa yang terjadi. Yaak aku kembali ke kamar tempat aku memulai semua hal diluar logika ini. Aku melihat sekeliling kamar, dipojok ruangan atas terlihat ada kerusakan yang sangat parah, apa mungkin karena loncatan makhluk besar tadi? Penasaran ada apa di balik horden yang tertutup, aku membukanya dan aku melihat kerusakan yang sangat parah dari gedung Mall berlantai lima seperti habis ada meteor atau benda besar yang jatuh diatasnya. Aaahhh! Apa mungkin pe–sumo tadi? Tapi aku tidak melihat tubuhnya? Atau sisa darahnya mungkin, tidak ada sama sekali. Aneh. Kututup kembali hordennya aku terduduk diatas sebuah kasur dan masih memikirkan ada apa ini sebenarnya? Tapi semua ini membuatku sangat lelah atas semua kejanggalan yang ada disini. Aku baringkan tubuhku dan memejamkan mata dan merenungkan bahwa tadi itu tidak nyata. Hingga akhirnya aku tertidur.

Cerita diatas adalah salah satu mimpi gue yang absurd setiap harinya hahaha gak jelas yaak?? Yaa emang sih namanya juga cuman mimpi~

08 February 2013

Cerita Liburan yang Belum Selesai


Libur telah tiba..... libur telah tibaaa.... horee.... horeeee.... hatiku gembiraaaaa...
Mungkin itu soundtrack yang cocok untuk memulai hari pertama libur setelah UAS. Siapa sih yang gak suka sama liburan? Hehehe

Gue pengen cerita tentang liburan gue selama satu minggu kemarin dimana gue dan teman – teman pergi jalan – jalan ke kota pahlawan Surabaya. Dari jauh hari perjalanan ini udah di rencanain bareng teman – teman yang lain. Jadi sekitar 10 orang yang ikut, tapi kemarin ada beberapa yang gak jadi ikut. Kami ke surabaya menggunakan kereta ekonomi, berangkat dari Bandung, Stasiun Kiara Condong jam 6 pagi tanggal 22 Januari 2013. Buat masalah penginapan disana, kami tenang – tenang saja soalnya ada teman asli Surabaya yang rela rumahnya menjadi tempat persinggahan hehehe kami di Surabaya selama 5 hari jadi udah mesen tiket balik tanggal 28.


Hari Pertama

Teman – teman gue yang lain nginep di kontrakkan, biar gak telat secara kereta berangkat jam 6. Sedangkan dari kontrakkan (dayeuhkolot) ke stasiun (kiaracondong) itu jauh brooo!! Belum ngaret – ngaretnya -___- maka dari itu kita nginep bareng – bareng biar saling membangunkan jam 4 pagi dan akhirnya kami gak telaaatt hip – hip horeeeeee.. ... .

Dari kontrakkan kami nyewa angkot untuk langsung ke stasiun biayanya ituh sekitar 50 ribu rupiah. Lumayan loh daripada naik taksi. Tepat 10 menit sebelum keberangkatan kami udah tiba di Stasiun Kiara Condong. Setelah melakukan pemeriksaan lanjut deh masuk ke kereta. Kami mendapatkan gerbong 3, bangkunya... gue lupa hahaha. Sebelumnya kami beli obat untuk mencegah mabuk, dan teman gue sebut saja Bagus kondisinya kurang fit, jadi ada yang beli minyak kayu putih deh.

Tuut.. tuuuuuttttt.... kereta berangkaaaattt. Akhirnya setelah hampir 10 tahun lebih gak naik kereta, gue naik kereta lagi!!! Hahaha. Di dalam kereta banyak mondar – mandir pedagang menawarkan dagangannya. Karena kami belum sarapan semuanya membeli nasi dan ayam untuk sarapan di kereta. Perjalanan dimulai !!!
Selama perjalanan gue melihat hamparan luas sawah yang masih diselimuti kabut pagi dari luar jendela. Benar – benar kaya negeri ini. Kami luangkan waktu dengan ngobrol di kereta kadang pula jalan ke sela – sela gerbong biar pantat gak pegel duduk. Jam 10 kami udah sampai di daerah ciamis dan sekitarnya (gak hafal). Disini mulai deh panas merasuki dalam kereta, penumpang kereta juga semakin ramai dari sebelumnya di Kiara Condong. Finally, gue gak ada kerjaan di kereta tapi gue inget gue bawa buku yang udah di beli kemarin yang tujuannya emang buat dibaca di kereta huahahahaha alhasil gue ngabisin waktu dengan baca deeeehhh. Meskipun begitu tetap aja gak nyampe – nyampe. Jalan – jalan udah, baca udah, ngobrol udah, tiduurrr udaahh, merasakan sensasi kencing goyang – goyang juga udah, hmmm tinggal bengong kayaknya nih belom. Jam tangan menunjukkan pukul 11:12 dan kereta masih di jalurnya, teman gue yang tidak fit tadi sebut saja bagus minta tisu basah, dia pengen ke toilet dan kami melanjutkan kebengongan.
Tiba tiba.....

“MASSS, TEMENNYA YANG BAWA TISU BASAHH.. PINGSAN DI TOILEEETTT!!!” Terdengar suara bapak- - bapak dari arah toilet,

Ternyata teman kami si Bagus pingsan pas mau ke toilet, gue langsung sigap dateng dan memboyong dia dengan bantuan bapak tadi ke tempat duduk kami. Seketika se-isi kereta heboh dan tegang karena ada yang pingsan di kereta. Langsung saja kami segera memberikan pertolongan pertama. Teman - teman cewek panik semua entah gak tau berbuat apa, orang - orang sekitaran kami turut ikut membantu. Karena masuk angin si Bagus di kerok dan hasilnya merah sekali!!! Gue sendiri ikutan ngebantuin mijet lehernya, terus ada yang ngasih minyak angin, kemungkinan besar dia lemas karena belum makan dari tadi pagi, sebenarnya tadi udah beli nasi tetapi yang punya dia gak dimakan alhasil tepar dah ini bocah. Teman yang lain nyari makanan, terus atas saran si bapak yang nolong tadi minta dibuatin kopi. Setelah kopi datang si bagus di suapi sedikit - sedikit untuk minum kopi dan akhirnya dia sadar setelah diberikan kopi. Benar - benar momen yang tidak terduga hahaha orang mah liburan eh ini malah tepar hahaha gusss baguuusss...



ayoooo rangkai kata dibawah ini :D cluenya 'judul blog' selamat mencoba :*

--e--------s-------------u------------------l----------i----------e----------s-------------m------------a----------l------------b------------e----

07 February 2013

Tentang PHP (menurut gue)



Belakangan ini sering keluar ungkapan – ungkapan anak gaul yang membuat gue terdorong menulis tentang ungkapan tersebut, sebut saja seperti PHP yang artinya Pemberi Harapan Palsu, lalu HarKos gue kira itu adalah Hari Kosong dan ternyata bukan. HarKos disitu adalah Harapan Kosong, entah pemikiran gue yang kolot atau emang enggak nyampe ke situ. PHP, hampir 80% kata itu keluar dari mulut wanita dan 20%-nya keluar dari mulut wanita, entah dari survey mana hasil tersebut terbukti. Tapi yang pasti bagi kalian yang ngaku anak ga to the hol sering mendengarnya.

Ehm, jadi begini. Menurut gue kita harus berhati – hati ketika mengucapkan kata – kata yang sakral terdiri dari 3 kata dan 2 jenis huruf itu. Apalagi para wanita yang mengucapkan langsung dengan muka tidak berdosa ke pria yang cupu, lugu, dan polos kayak gue gini. Kalo ada yang mau ngelempar benda setelah membaca kalimat tadi saya per-silahkan~ Yaapp kenapa begitu, karena asal kalian tahu hey wanita yang cantik – cantik ketika pria memberikan perhatian kepada kalian seperti

“udah makan belum” atau
“kamu lagi apa?”

Jangan terlalu dianggap serius, ayolah kalian kan sering tuh jual mahal masa langsung jatuh dengan kata – kata seperti itu. Padahal ketika ngetik itu si cowok lagi disuapin ama ceweknya, bisa aja loohhh.... kadang gue juga gak ngerti atau emang gue gak peka? Tapi yah, perhatian – perhatian kecil dari cowok tuh bukan sepenuhnya dari hati kadang dari jantung atau ampela *kemudian hening* *kemudian gagal*

PHP adalah kesalah pahaman yang terindah


Perhatian – perhatian yang diberikan melalui media sebaiknya jangan berharap lebih. Secara, kalo dari media bisa jadi hanya isapan jempol saja apalagi media itu kadang melebih – lebihkan kayak kasus di Indonesia yang aneh – aneh, sapi lah, teh arab lah, gue ganteng lah hmmm aneh emang. Asik bbm-an, si cowok ngasih perhatian unyu gimana gitu terus si cewek ketawa – ketawa sendiri di kasur sambil guling – gulingan meluk guling, bantal, sampai semua yang deket dia dipeluk.... Bro ma brooo awas ah jangan kege-eran bisa jadi si cowok biasa bbm-an kayak gitu ke semua orang bahkan ke kakeknya sendiri. Kasus seperti itu sering dijumpai oleh para jomblo-wati juga jomblo-wan seperti gueehhh L dan hal yang seperti itu adalah PHP!!!

Ketahuilah para jomblo se-Indonesia PHP itu sebenarnya adalah sebuah kesalah pahaman yang terindah! (pengalaman) hal tersebut dimunculkan oleh hati yang udah lama kosong melompong, sehingga ketika ada orang yang memberikan sesuatu yang sangat kita butuhkan sejak lama, hasrat kita langsung melonjak untuk menerimanya tanpa basa – basi halah -___- secara gak sadar kita menempatkan diri kita pada lubang PHP. Tetapi menurut apa yang gue sebutin tadi bahwa PHP itu adalah kesalah pahaman terindah yang diciptakan oleh hati yang kosong. Jadi nikmatin aja guys hahaha siapa suruh hati lama – lama kosong~ hati – hati aja kalian sama PHP-hunter yaahh. Tapi dibalik semua itu kita harus berterima kasih sama penyebar PHP karena dari situ rasa gengsi loe akan meningkat dimana kalo ada yang ngerayu lagi hati udah kebal dengan yang begituan hahaha eitss tapi awas, jangan berlebihan karena berlebihan itu tidak baik.

Yaahh segitu aja deh, kali aja ada manfaatnya meskipun rada mawut bahasa penulisannya hehehe jadi buat kalian anak gaul ayoo kita lebih bijak lagi menggunakan kata PHP dan HarKos karena semua itu belum tentu seperti apa yang kalian bayangkan. PHP kadang datang dari orang yang tidak kita duga dan pasti ada niat dari si pelaku, jadi berhati – hatilah kalian para jomblo sejati...... Waspadalah!! Waspadalaaahhhh!!!!!


05 February 2013

Cerpen - Petualangan Malam



“teng teng teng”
Suara tiang listrik berbunyi seperti biasanya, tepat pukul 12 malam suara itu menggema di komplek perumahan yang selalu sepi. Gonggongan anjing rumah bernomor 13 juga yang tidak mau kalah. Aku masih berjalan dengan keberanianku. Seorang diri. Suara jangkrik malam semakin membuktikan betapa sepinya malam ini. Sebenarnya tidak biasanya perumahan se-sepi ini, kadang terdengar suara pertengkaran suami istri di rumah nomor 6 blok M. Tapi tidak untuk malam ini, rumah itu kosong. Aku masih tidak mengerti kenapa orang itu menempatkan di tempat seperti ini walaupun begitu aku tetap bersyukur. Sepanjang jalan tidak ada tanda-tanda manusia, kecuali diriku. Aku terus memantapkan langkahku ketika melewati kebun pisang disampingku. Lampu sorot yang ku pegang menerangi seluk pepohonan besar didepan. Aku terus berjalan.
Aku sadar, aku tidak boleh berjalan dengan pikiran kosong. Malam ini membiusku dengan anginnya yang kencang. Seragam malam yang kupakai tidak mampu menahan, seperti menusuk. Anehnya keringat mengalir di pipi, mungkin kepalaku gerah dengan topi yang selalu kupakai setiap malam. Bertuliskan satpam. Aku terdiam di tempatku berada, dari sini aku bisa melihat setengah isi perumahan, karena aku berada didataran tinggi. Dari jauh aku melihat seperti bayangan, ah sudahlah mungkin saja itu bayangan pohon yang kena angin saja. Aku terus memantau.

“ten teng teng teng”
Suara itu muncul lagi, aku semakin heran bersamaan bayangan satu jam yang lalu. Tapi ditempat yang berbeda? hmm, mungkin saja itu yang lainnya. Aku terus berjaga agar semuanya aman terkendali, tidak ada keributan, tidak ada yang kecolongan, dan tidak ada yang di rugikan. Mataku harus jeli dengan semuanya yang ada di perumahan ini, bayangan tadi terngiang di pikiranku. Malam semakin larut, kopi panas menemaniku di pos ronda. Sesekali orang pulang kerja melewati pos dan aku menyapanya. Daripada diam dan bosan, aku kembali jalan – jalan mengitari perumahan. Seperti biasa, tidak ada kehidupan sepanjang jalan. Aku baru ingat aku belum berjaga di blok G yang harus menanjak bila kesana. Itung – itung olahraga malam melewati jalanan menanjak pikirku. Langit malam ini sangat kelabu, awan menutupi bulan yang biasanya menerangi jalan. Terlihat burung hantu terbang seperti membelah angin kencang, tiba – tiba bulu kuduk serasa berdiri. Hmm, mungkin hanya perasaanku saja. Oh iya, hari ini adalah jumat. Aku terus melanjutkan perjalananku ke blok K.
Daripada tidak ada kerjaan aku dengarkan musik saja, sambil berjaga – jaga. Burung hantu tadi keren sekali, andai aku memilikinya.
“teng teng teng teng teng”
Suara yang sama satu jam dan dua jam yang lalu. Padahal aku sedang mendengarkan musik, kenapa masih terdengar? Aneh. Aku curiga dan beranjak dari tempatku sebaiknya aku berjalan – jalan dari kerumunan ini.

Hoaaahh... akhirnya sampai juga di blok K lumayan juga nanjaknya pikirku. Semakin terasa hembusan angin malam ini. Bulu kudukku tidak berhenti berdiri sejak tadi aakkhh cuek sajalah aku melihat – lihat sekitar rumah – rumah besar terpampang di pinggir jalanan, ternyata disini masih sepi belum ada yang membeli apa mungkin baru yah? Sepertinya sih. Aku lanjutkan perjalanku. Selama perjalanan aku merasa seperti ada yang melihatku dari arah jendela rumah, kadang aku memberanikan diri melihat balik tetapi tidak ada apa – apa. Di zaman modern gini gak mungkin ada setan, udahlah aku tidak memperdulikannya. Aku masih mencari bayangan tadi dan darimana suara itu muncul. Sial! Pasti ada yang aneh di sekitar sini, tapi mengapa yang lain tidak ada yang menyadari? Apa hanya aku saja?
“lalala syalalala”
Haahhh! Suara itu? Dari arah sana. Aku akan tangkap keanehan ini, lihat saja! Aku lihat sekeliling tapi belum mendapatkan apa yang aku mau. Aku saat ini berada di tempatku semula masih belum ada hal – hal yang aneh terjadi. Tapi suara nyanyian masih menggema. Meskipun malam ini sangat ramai entah kenapa suara itu terdengar jelas di telingaku. Ah, suara itu hilang hmm aku melihat bayangan dari arah yang lumayan jauh, siapa itu?
Seram juga, rumah – rumah disini kosong semua, pikirku. Pasti ada penunggunya karena mitosnya kalo ada rumah yang kosong pasti ada makhluk halus didalamnya. Pikiranku jadi kalut, aku ketakutan. Aaaaa!!! Aku sedikit teriak karena terkejut, sekilas aku melihat bayangan besar di ujung jalan, ah mungkin halusinasiku saja lebih baik aku kembali ke pos. Dengan rasa takut aku kembali jalan ke pos. Bayangan yang tadi aku lihat semakin mendekatiku, aku masih tidak bisa melihat perwujudannya. Aku bersiap dengan peganganku, jaga – jaga kalo dia tiba – tiba menyerang. Semakin kesini wujudnya semakin jelas, aku penasaran. Bulu kudukku semakin tegang berdiri, sebentar lagi aku akan melewati dimana bayangan besar itu muncul. Aku terus memegang tongkat satpam dengan erat. Perasaan seperti ada yang melihat tidak kunjung pergi, bahkan bertambah parah ketika aku berbalik seperti ada yang mengikutiku tetapi hanya gelap dan suara angin. Keringatku jatuh tidak karuan, sial padahal malam ini anginnya kencang apa karena setan yaahh? Kaki rasanya ingin lari sekencang – kencangnya, tapi apa daya terasa berat untuk melangkah, aku ketakutan sekali. Sepertinya aku salah mengunjungi blok K.

Aneh, kenapa ada anak kecil yang bermain di kaki bayangan itu? Aku yakin pasti dia si pengganggu itu. Hahaha rasakan saja kalo memang benar. Andaikan perjanjian lama itu tidak kau langgar pasti aku dan teman – temanku tidak akan berprilaku seperti itu. Hmm, tapi apakah benar dia si pengganggu? Ah iya, aku ingat di saat seperti ini lebih baik jangan takut. Karena kalo semakin takut maka akan semakin jadi. Huft, baiklah kalo begitu sebaiknya aku memberanikan diri! Ayooo penunggu disini aku tidak takut dengan kalian. Aku yakin dengan keyakinanku, aku tidak takut!! Haahh?? Bayangan itu hilang kemana perginya dia? Ah! Aku kehilangan, tidak, aku yakin dia masih disekitar sini semua yang kulihat sekeliling, tidak nampak bayangan itu. Perlahan tapi pasti, aku melewati tempat dimana bayangan besar itu muncul. Ternyata benar, dalam menghadapi hal seperti ini tinggal perlu menunjukkan keberanian. Keringat yang mengalir tidak lagi banyak, aku lega. Tetapi rasa takut menghampiri lagi, perasaan yang tidak enak itu muncul. Aku masih melihat sekitar kenapa bayangan itu hilang? Aku membalikkan badan dan itu dia bayangan tadi. Sial, aku tidak akan kehilangannya lagi akan ku kejar dia. Aku membalikkan badan ke tempat tadi dan bayangan besar itu seperti melayang mengejarku!!!! Aaakkhh!!!! Keberanianku sudah habis, langsung saja aku lari sekencang – kencangnya dari bayangan besar itu. Sungguh aku takut sekali, kalaupun teriak tidak mungkin diriku ini teriak malah akan mengganggu orang – orang perumahan. Sebaiknya aku terus berlari saja sampai ke pos.

Sial!!! Bayangan itu juga lari, bahkan larinya sangat kencang. Aku tidak boleh kalah akan kutangkap kau sebelum keluar dari jangkauanku. Hah hah hah, aku terus berlari tidak mau melihat kebelakang. Masih ada beberapa blok lagi hingga aku sampai ke pos, sial kenapa terasa lama sekali. Aakkhh!! Kenapa tidak terkejar bayangan itu, dikit lagi dia akan keluar dari jangkauanku. Aku harus meningkatkan kecepatan. Aahhh, aku lega pos sudah terlihat aku melihat sepintas dari kaca mobil bayangan besar itu tepat berada dibelakangku! Gawat aku akan tertangkap. Yaakk, sedikit lagi kakinya akan berada di genggamanku. Akhirnya aku sampai juga di posku, aku melihat balik dan ternyata tidak ada apa – apa mungkin saja sudah tidak ada lagi bayangan besar itu. Tidak lama kemudian adzan shubuh berkumandang, aku siap – siap untuk membuka portal – portal yang sebelumnya aku gembok. Setelah itu aku kembali kerumah untuk istirahat.

Aku terbangun dari tidurku, aku teringat ada sesuatu yang tertinggal di pos. Baru keluar rumah aku merasa sepi sekali di lingkungan rumahku. Setiap langkahku jalan seperti ada yang janggal, kaki kiriku terasa sedikit berat. Seperti ada yang menggenggam. Hmm, apa mungkin karena lari semalem yah? Sudahlah lupakan saja.

02 February 2013

Cara Menyembunyikan dan Menampilkan Komentar


Siapa tau bisa nge-rapihin blog kalian :D mungkin bisa dicoba... . . . 

Cara Menyembunyikan dan Menampilkan Komentar
1. Login ke akun blogger.com
2. Pilih Template kemudian Edit HTML
3. Jangan lupa centang Expand Template Widget
4. Cari kode ]]></b:skin> lalu taruh kode berikut di atasnya
a.openpanel {display:block;width:100%;height:40px;padding:0px 0px;text-align:center;font-weight:bold;line-height:30px;background:#ffffff; url()repeat-x;-webkit-transition: all .15s ease-in-out;-webkit-transform-origin: 50% 1px;position:relative;
    }a.openpanel em {width:0px;height:0px;display:block;position:absolute;top:15px; right:15px;border:6px solid transparent;border-top-color:white;
    }a.openpanel.active {background-color:#ffffff;}a.openpanel.active em {top:6px;border color:#222222;
    }div.paneline {height:0px;-webkit-transition: all .15s ease-in-out;-webkit-transform-origin: 50% 1px;}div.hompiPanel {padding:10px 20px 20px;margin:0px 0px !important;} 

5. Cari kode </head> lalu taruh kode berikut di atasnya
<script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.7.1/jquery.min.js' type='text/javascript'/>
    <script type='text/javascript'>
    //<![CDATA[
    var panelSelector = '#comments',
    openPanelText = "<center><b>LIHAT KOMENTAR</b></a></center>",
    closePanelText = "<center><b>SEMBUNYIKAN KOMENTAR</b></a></center>",
    slideDownPanelSpeed = 800,
    slideUpPanelSpeed = 300;
    //]]>
    </script>
    <script type='text/javascript'>
    </script>
    <script src='http://misbahudin-dcaesga.googlecode.com/files/show-hide.js' type='text/javascript'/>

6. Simpan template jika sudah selesai

Dengan memasang show hidden atau tampilankan dan sembunyikan komentar, semakin membuat space blog menjadi lebih hemat. Tentu pembaca bisa lebih fokus pada postingan blog sebelum melihat atau memberi komentar.


Tips diatas gue copy dari blognya Kurnia Septa, gue cuman sekedar berbagi aja :) ini blognya kalo mau lebih banyak tips Kurnia Septa
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...