11 May 2016

Suatu Pagi di Kamar Kos


Dari judulnya saja semua orang akan berpersepsi bahwa aku menulis sambil menyeruput secangkir kopi dan menghisap rokok. Entah ini adalah cara mengawali hari yang baik atau tidak, aku mengulanginya.
"Rokok akan leluasa mencabut nyawamu bila begini."
Akh, aku berharap dia tidak sejahat itu. Bagaimana dengan kopi?
"Kurang-kurangi lah bung, caffeine kadang bisa serius dengan caranya sendiri"
uh, baiklah.
Waktuku sudah habis. Tidak ada lagi tembakau yang tersisa. Ampas kopi kini bersisa di cangkir. Dengan semangat melanjutkan hari-hari. Sampai bertemu kembali di pagi yang cerah lainnya. Salam.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...