02 December 2011

Tips Menghadapi Wawancara

Heellooooo maaberroooooo... . . . !!! ! !!

Gue dapet Tips nih dari dosen gue. Ini berhubungan sama yang namanya pekerjaan. Jadi begini, biasanya orang apabila ingin mendapatkan pekerjaan dia akan di test terlebih dahulu. Dari test kejiwaan, test fisik, dan lain lain dah. Nah, kalo kita ingin melamar pekerjaan dalam test itu pasti tidak akan lepas dari interview/wawancara. Setiap perusahaan pasti akan melakukan wawancara pada calon karyawannya. Apakah kegunaannya itu?? Jelas agar perusahaan mengetahui alasan pelamar untuk bekerja di perusahaan. Isi dari jawaban pelamar kerja akan berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan yanh akan dia tangani. Nahh sekarang, bagaimana bagi pelamar kerja yang ingin memberikan kesan positive bagi si pewawancara?? Gue abis dapet ilmu nih dari dosen pengantar manajemen bisnis gue. 

Simaaakkk yaa broo... :D


    1.  Mengetahui kemampuan dan kelemahan diri


             Kenapa kelemahan? Disini agar kita meyakinkan bahwa kita pun memiliki kelemahan dalam diri kita. Jangan terus anda menonjolkan kelebihan anda, itu bisa membuat diri kita di mata pewawancara hanya omong kosong. Dengan begitu pewawancara akan menilai kita sebagai orang yang bijak untuk keberadaan diri kita sendiri. Setiap individu pasti memiliki kelemahan. 



    2.  Mencari tahu perusahaan yang akan dilamar

            Dalam wawancara tentu saja tidak terus - terusan pewawancara menanyakan tentang diri kita dan semua latar belakang kita. Di sela - sela wawancara ada kalanya kita disuruh bertanya. Pada saat inilah kita bisa memberikan pertanyaan kepada pewawancara tentang perusahaannya. Tidak ada salahnya kan? Justru akan membuat pewawancara berbicara panjang lantas kita yang mendengarkan. Dalam pembicaraan si pewawancara pasti ada sekilas promosi perusahaannya, sehingga dia akan berbicara panjang lebar.



    3.  Berbicara jelas, tegas, dan percaya diri

              "emm.. . . .mmm.. . emmmm" jauhkanlah kebiasaan seperti itu. Hal itu akan membuat kita terlihat lamban di mata mereka (pewawancara). Berbicaralah dengan intonasi yang jelas, keras, tapi tidak seperti menantang. Perkataan yang tegas akan membuat kita berwibawa daripada yang selengeaan seperti orang mabuk. Dengan terlaksananya semua itu otomatis kepercayaan diri kita akan terbentuk dengan sendirinya. Si pewawancara pun akan memberikan nilai plus untuk kita.



   4.  Hadir lebih awal dan penampilan profesional

            Apa jadinya kalo kita telat dalam test?? Belum kerja saja sudah telat bagaimana kelanjutannya? Jadi usahakan datang 15 atau 30 menit sebelum mulai wawancara. Agar kita bisa menyiapkan apa saja yang kiranya belum dipersiapkan. Sehingga tidak tergesa - gesa dan test pun lancar. Tunjukkan penampilan terbaik anda agar mata pewawancara betah melihat penampilan anda. Jangan terlalu mencolok dan norak, simpel tapi rapi itu juga sudah bagus.

Gimana broo?? Semoga ada manfaatnya yaa. . :D Tengkyuuu atas perhatiannya. TINGG!!!




*menghilang*


6 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...