18 June 2011

Puisi - Wanita yang Menangis

Di komen, bolehlah!!


Wanita yang Menangis


Telingaku terbakar mendengarnya
Hati terpaksa melihat batinnya
Jeritan isak tak kunjung henti
Sunyi malam bergema gila

Kencang tak bertautan
Air mata menemani teriakkannya
Ada apa dengannya?
1 banding 1000 kejadian langka ini

Tak kuasa dan tak kuat
Melihat saja enggan
Apalagi sengaja membuka kuping
Perasaan mengetuk pintu batinku

Kubukanya pintu itu
Mengangalah mulut tunggal ini
Dengung amat perih hampir. . .
Hampir menyayat jiwaku

Berusaha. . .
Menjahit luka yang lebar
Ucapan manis terlontar
Napasnya mulai teratur

Diam. . .
Aku tersenyum
Tenang. . .
Penuh senyuman

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...