16 March 2013

Puisi Gue - Tidak Tepat

Angin hanyut dalam malam yg terang
Cahaya indah dari luar angkasa
Menemani seseorang terduduk di taman
Terkaku melihat orang yang dicintai pergi

Tanpa kata hanya suara daun tertawa
Menjadi saksi momentum itu
Air mata jatuh ke bumi
Tidak mampu dibendung
Oleh tanah yang basah karena hujan

Menatap kosong ke depan
Berharap sosok itu kembali dengan senyuman
Bayangan yang sudah melekat di hati

Selalu bertemu dengan hampa
Harapan yang masih tersimpan
Menutup kesalahan yang tercipta
Resiko yang siap ditanggung pundak
Apa daya benang merah putus 

Rasa kecewa menulusuk jantung
Benda berlingkar diam disangkarnya
Saat yang tepat menjadi hancur
Oleh manusia berhati duri

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...