10 December 2013

Puisi Gue - Aku dan Kenyataan

Bisa dibilang ini lanjutan puisi Aku dan Imajinasi hehehe

Senja menjadi saksi bisu
Perjumpaan diriku dengannya
Semua ini sudah terencana
Pada sebuah perbincangan

Sebelumnya aku tidak sabar
Kedatangan momen ini
Apakah kamu merasakan hal yang sama?
Aku tidak berharap lebih

Senyummu pertama yang aku lihat
Bukan lagi di sebuah potrait
Dibawah rintik hujan
Senyum itu sangat indah

Indra penciumanku disambut
Akan kehangatan wangi dirimu
Akan kucatat harum ini dalam kehidupanku
Aku menyukainya

Ternyata seperti ini rasanya
Melihat matamu dan kamu membalasnya
Seperti waktu berhenti bekerja
Semua diam, kecuali kita
Masih bercengkrama

Aku sangat menikmati setiap gerakan yang kita lakukan
Setiap detik yang terlewat
Setiap langkah yang kita pijak

Aku mengagumi 
Kala pertama kali melihatmu 
Aku memuja 
Wanita seperti dirimu

Tapi sungguh disayang
Tidak selamanya ini abadi
Kita harus berpisah
Kembali pada kehidupan masing - masing

Harapan, lagi tercipta di mulutku
Hanya satu dan tidak lebih
Apakah kita akan berjumpa lagi?

-10 Desember 2013

4 comments:

  1. Wuih, keren ey puisinya! :D
    Gue suka banget sama paragraf yang ke 5. Kata-katanya bener-bener mewakili perasaan orang yang sedang di lema.

    ReplyDelete
  2. puisany bagus.. tentang ending yang kuarang semangat bacanya...

    ReplyDelete
  3. Semoga bertemu lagi ya dengan pujaan hatinya ^^

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...